Being 20 Something Is Hard

being_20_r1Karya : Dewi Pravitasari

Harga : Rp 39.900,- (Disc 10%)

Penerbit : Diwanteen

“Wah buku ini gue banget! Haha… karena sekarang gw ngerasain hal yang kurang lebihnya hamper sama! Bagi cewek-cewek yang mengalami nasib sama, wajib baca!” -luna maya-

Saraswati Senoto (Sara) adalah seorang psikolog cantik yang cukup sukses lewat klinik ngetop yang didirikan bersama rekan-rekan seniornya. Profesinya ini menuntut Sara untuk dapat selalu objektif dalam membantu memecahkan masalah klien-kliennya.

Setelah dapat menghindar selama 4 tahun lamanya, suatu hari Sara harus dihadapkan pada kenyataan akan kembalinya sang mantan pacar (Zani) yang pernah menggoreskan sejarah kelam bagi dirinya. Di sini Sara harus dapat memisahkan masalah profesionalisme dengan masalah pibadinya, mengingat Zani adalah seorang klien yang harus tetap dilayani dengan baik. Di hari yang sama Sara pun tak sengaja bertemu dengan kakak tiri Zani (Radit) yang pernah juga menjadi seseorang yang special dalam hidupnya. Pertemuan dengan mereka berdua membawa Sara pada kenangan masa lalu, dengan sejarah kelam di pertengahan umur 20-an, masa di mana ia tak bisa memecahkan masalahnya sendiri. Pergantian dari fase remaja menjadi dewasa, dengan segala idealisme pribadi, belum lagi tuntutan orang tua, menceburkan Sara dalam sebuah krisis umur 20-an, yang sering disebut Quarter Life Crisis. Keinginan menikah yang tidak menjadi kenyataan pernah menyebabkan dirinya stress berat dan bahkan menjadi seorang alkoholik.

“Being Twenty-Something is Hard” menceritakan tentang beratnya hidup yang dijalani oleh orang dalam fase umur 20 hingga 29 tahun, dan sebagian orang di awal umur 30-an. Semua orang muda ingin hidup ideal, hidup yang bahagia dan sesuai dengan yang diinginkannya, tanpa harus bersusah payah atau bersyukur atas apa yang telah dimilikinya. Hal itu wajar, karena di fase ini mereka masih memiliki ambisi yang besar. Padahal hidup itu tidak selalu ideal.

“Being Twenty-Something is Hard” menceritakan banyak cerita menarik dengan dialog-dialog ringan yang dapat membuat pembaca larut dalam cerita serta membuka realita yang sering dibicarakan oleh kaum muda saat ini.

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: