Matahatiku Matahariku

Panduan Sederhana Untuk Hidup Lebih Bijaksana

buku_Matahatiku-MataharikuKarya: Imam Sibawaih El-Hasany

Harga : Rp 35.000,- (Disc 10%)

Penerbit: Zaman

Fatwa-Fatwa Cinta Penerang Jiwa. Membuka Mata Batin, Menata Perilaku Lahir Seseorang yang hatinya terbuka akan lebih bijaksana, penuh kasih sayang, dan lebih pengertian daripada mereka yang hatinya tertutup. Istafti qalbak, mintalah fatwa pada hatimu; kebaikan adalah sesuatu yang membuat hatimu tenang dan keburukan adalah sesuatu yang membuat hatimu bimbang. —Hadis Nabi

Allah mengaruniai hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Siapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah memperoleh kebaikan yang amat besar. (QS. Al-Baqarah [2]: 269)

Setiap peristiwa terlalu berharga bila kita lewatkan begitu saja. Adakah detik berlalu tanpa ilmu? Kala terayun langkah, pastikah terbangun hikmah? Nyatanya tidak. Begitu banyak peristiwa terlewat sia-sia. Begitu sering kita bersirobok dengan masalah itu-itu saja. Kenapa?

“Hikmah atau kebijaksanaan adalah barang hilang orang beriman. Di mana saja ia dijumpai, pungutlah!” Dan, “barang hilang” itu kerap bersembunyi di balik setiap peristiwa sehari-hari. Mata kita terlalu terbatas untuk menembus semesta makna. Lalu dengan apa?

Dengan membuka mata kesadaran. Dengan menjadi murid kehidupan. Dengan membiarkan matahati kita bicara. Bukankah hati kita adalah sumber cahaya batiniah, inspirasi, kreativitas, dan belas kasih? “Seorang mukmin sejati, hatinya hidup, terjaga, dan dilimpahi cahaya,” tutur Nabi saw.

Buku ini hadir untuk itu. Penulis menyajikan untaian hikmah yang dipetik dengan penuh kepekaan dari pengalaman berinteraksi dengan teman-teman seperjalanannya menuju Allah Swt. Setiap untai diurai relevansinya dengan kehidupan nyata. Tirai kelalaian kita disingkap. Kesadaran kita dinyalakan bahwa Allah Maha Memberikan Pelajaran. Semesta suka dan duka mengantarkan kita kepada-Nya—muasal dan muara semua hamba. Sebuah panduan suluk untuk salik di zaman kita. Kalimatnya sederhana tapi bobot dan kimia spiritualnya sungguh tidak sederhana. Ketika matahati terbuka, kita dapat melihat kenyataan yang tersembunyi di balik penampakan luar ini. Ketika telinga hati terbuka, kita mampu mendengar kebenaran yang tersembunyi di balik kata-kata yang terucap. Melalui hati yang terbuka, sistem saraf kita dapat menyesuaikan diri dengan sistem saraf orang lain, sehingga kita mengetahui apa yang mereka pikirkan dan bagaimana mereka akan bersikap.

*****

“Sebuah panduan suluk untuk salik di zaman kita. Kalimatnya sederhana tapi bobot dan kimia spiritualnya sungguh tidak sederhana.”
Ustadz H. Mukhlisin Aziez, motivator Lingkar Matahati

“Tidak ada kebahagiaan selain perjalanan “pulang” menemui Sang Kekasih. Buku ini menjadi sahabat Anda dalam perjalanan itu.”
Astrid Darmawan, penulis Al-Qur’an: The Ultimate Secret

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: